Rabu, 24 Juni 2009

Yunus bin Ubay dalam Berdagang

Tabi'in Yunus bin Ubaid adalah seorang pedagang, yang selalu wara' dalam perbuatannya dan selalu menjaga hak saudaranya, ia mencintai mere­ka sebagaimana ia mencintai dirinya. Mari kita ikuti salah satu di antara sikap beliau yang menakjubkan dalam mengikuti undang-undang yang bermanfaat.

Ada seorang pelayan beliau yang menjual pakaian kepada orang Badwi di Bashrah dengan harga 10 dirham. Tatkala Yunus kembali ke tokonya dan mengetahui hal itu, beliau menyuruh pelayannya untuk mencari orang Badwi tersebut di pasar-pasar. Maka tatkala ketemu dan datang kepada Yunus, beliau berkata kepadanya:

"Sesungguhnya pelayanku ini menjual pakaian kepadamu dengan harga sepuluh dirham, padahal harganya hanya tujuh dirham. Orang Badwi itu berkata:

Kamis, 11 Juni 2009

Abdurrahman Bin 'Auf - Saudagar yang Dijamin Surga

Pada suatu hari, kota Madinah sedang aman dan tenteram, terlihat debu tebal yang mengepul ke udara, datang dari tempat ketinggian di pinggir kota; debu itu semakin tinggi bergumpal-gumpai hingga hampir menutup ufuk pandangan mata. Angin yang bertiup menyebabkan gumpalan debu kuning dari butiran-butiran sahara yang lunak, terbawa menghampiri pintu-pintu kota, dan berhembus dengan kuatnya di jalan-jalan rayanya.

Orang banyak menyangkanya ada angin ribut yang menyapu dan menerbangkan pasir. Tetapi kemudian dari balik tirai debu itu segera mereka dengar suara hiruk pikuk, yang memberi tahu tibanya suatu iringan kafilah besar yang panjang.

Tidak lama kemudian, sampailah 700 kendaraan yang sarat dengan muatannya memenuhi jalan-jalan kota Madinah dan menyibukkannya. Orang banyak saling memanggil dan menghimbau menyaksikan keramaian ini serta turut bergembira dan bersukacita dengan datangnya harta dan rizqi yang dibawa kafilah itu.

Abu Dzar Al-Ghifari - Sahabat dari Ghifar

Abu Dzar al-Ghifari merupakan seorang sahabat Nabi SAW yang terkenal dengan perbendaharaan ilmu pengetahuannya dan kesholehannya. Ali RA berkata mengenai Abu Dzar RA: "Abu Dzar ialah penyimpan jenis-jenis ilmu pengetahuan yang tidak dapat diperoleh dari orang lain."

Ketika dia mulai mendengar khabar tentang kerasulan Nabi SAW, dia telah mengutus saudara lelakinya menyelidiki lebih lanjut mengenai orang yang mengaku menerima berita dari langit. Setelah puas menyelidiki, saudaranya pun melaporkan kepada Abu Dzar bahwa Nabi Muhammad SAW itu seorang yang sopan santun dan baik budi pekertinya. Ayat-ayat yang dibacakan kepada manusia bukannya puisi dan bukan pula kata-kata ahli syair.